Resident Evil: After Life

4 Nov

Gue nonton semua film resident evil mulai dari awal sampe seri ketiga ini (dan gue yakin bakal ada seri keempatnya), dan kesimpulan gue untuk seri ketiga ini adalah… MUMEDH! (bahasa seycheles yang artinya puyeng!)

Residence Evil : Afterlife ... MUMEDH!

Bukan jalan ceritanya yang bikin mumet, bukan juga akting si cantik Milla Jovovich yang (masih) jadi Alice, pemeran utama di film ini, tapi efek IMAX 3D yang luar biasa sering n berkecepatan tinggi. Gue agak2 ga bisa ngikutin efek2nya (secara resolusi ketajaman mata gue baru diupgrade selevel kamera pentax keluaran 1885!). Dan sialnya lagi, gue nonton di bioskop abal yang ga bisa nyajiin 3D, cuma bisa D3 (Duduk, Denger, Diem!). Alhasil efek2 yang harusnya lebih keren dari matrix, malah jadi selevel film Palasik dari Thailand.

Emang efek2 film ini ajib bener, bahkan gue boleh bilang keterlaluan.. segalanya diefekin, mulai dari berantem, loncat, sampe2 adegan kamar mandi aja diefekin (padahal di kamar mandi emang berantem, bukan ngapa2in sih, hehehe). Itulah kenapa menurut gue film ini bukan lagi film horror or thriller, tapi lebih kepada film action.

Beberapa efek keliatan bgt meniru matrix, the one, dan bahkan transformer. bedanya hasilnya lebih sempurna dan halus, walau agak terkesan ribet dan dipaksain di beberapa adegan. Jeleknya, akting Milla agak kerasa canggung dan ga selincah waktu di seri-seri sebelumnya ato bahkan di Ultraviolet.

Untuk jalan cerita, gak ada yang spesial, hampir semuanya ketebak. Dan gue saranin sebelum nonton seri ini, loe musti nonton seri-seri sebelumnya. Kalo ga loe cuma bakal melongo di dalem bioskop sambil gigit2 kursi dan berharap boleh bisa pause filmnya buat ke WC dulu (eh, salah ya.. hehe).

Diawali penyerangan Alice ke markas Umbrella dan terus berlanjut ke pencarian temen2nya di Alaska terus maen2 sama zombie dan bapaknya di Los Angeles, sebelum akhirnya nguplek2 di Arcadia yang katanya dunia baru tanpa infeksi zombie. Plus di akhir film ini keliatan banget kalo si produser mau nunjukkin bahwa bakal ada seri berikutnya.

Untuk efek yang manteb (walau ga bisa gue nikmatin secara maksimal T_T ), setting lokasi yang real, n action yang gesit abis, gue kasih film ini nilai 85 alias bintang 3 (***) yang artinya Cukup Recommended!

The Man of the Movie :

Walaupun dia bukan cowok dan juga bukan pemain bola, tapi dialah Man of the Movie di film ini. Eksyennya yang keren, serba cepet dan full techno mengundang decak kagum (untung ga mengundang pak lurah sekalian!), walau sebenarnya di beberapa scene masih banyak bloopers yang ngeliatin dia selalu make stunt man, terutama di scene2 berbahaya!

Milla Jovovich as Allice

Sweet Appearance :

Spencer Locke udah main dari Resident Evil yang terdahulu dan perannya juga masih sama, jadi K-Mart (Note: Dia bukan sodaranya Wallmart, Alfamart, Indomart, ato pun Circle K). Tapi di sekuel kali ini, dia tampil beberapa menit doank, untungnya itu cukup untuk merepresentasi betapa manisnya dia dibalut suit putih ala tawanan Umbrella!

Spencer Locke as K-Mart

Surprising Appearance :

Kalo loe maen game Resident Evil, Jill Valentine adalah tokoh utamanya. Tapi untuk di film dia cuma pemeran pembantu (maksudnya bukan jadi pembantu lho ya..), di sekuel sebelumnya dia adalah temen Alice. Tapi di sekuel ini dia cuma keluar di ending.. bahkan ending banget, tepatnya setelah credit title keluar (serius nih!). Dan penampilannya yang cuma seuprit itu cukup ngagetin juga cuz dia sekarang justru ada di pihak Umbrella.

Sienna Guillory as Jill Valentine

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
 
%d bloggers like this: